Berita Daerah

Diduga Kuat, Pengadaan Baju Olahraga Tingkat SMP Dikuasai TS Bupati Toba! Ketua MKKS Angkat Tangan

299
×

Diduga Kuat, Pengadaan Baju Olahraga Tingkat SMP Dikuasai TS Bupati Toba! Ketua MKKS Angkat Tangan

Sebarkan artikel ini

 

Toba,Fokussumut.com

Pengadaan Baju Olahraga di Tingkat Sekolah Menengah Pertama(SMP) Se-Kabupaten Toba untuk tahun ajaran 2025/2026 dikuasai yang mengaku Tim Pemenangan Bupati Toba 03 Effendi-Murphy. Hasil Investigasi Tim Jurnalis atau TJ(Rabu, 13 Agustus 2025) terkait *Pengadaan Seragam Olahraga dan Atribut* ke beberapa SMP di mulai Kabupaten Toba mulai menunjukkan hasil. TJ mendatangi sekolah di SMP Balige,serta menkonfirmasi kepada Kepala Sekolah dikompleks Soposurung Balige Kabupaten Toba pukul 10.30 wib.

Saat dikonfirmasi ke beberapa Kepsek SMP Balige JM dan SMP Balige IRI, terkait pengadaan Seragam olahraga dan Atribut, membenarkan akan pengadaan tersebut. Untuk pengadaan tersebut pak sudah dikoordinasikan saat rapat MKKS dibulan mei yang lalu yang dipimpin langsung Ketua MKKS Toba PS. Kami ini hanya tinggal menerima saja pak dari hasil rapat waktu itu. Terkait siapa yang mengerjakan merekalah yang ditunjuk untuk di Balige, kalau tidak salah FS dan temannya.

Diwaktu yang berbeda, Kepsek SMP IRI juga mengatakan Hal yang sama. Ketua MKKS Kabupaten Toba PS sudah berkoordinasi dengan siapa rekanan untuk di Balige Pak, untuk Baju olahraga dan Atributnya.

Diwaktu yang sama Didepan kepsek SMP IRI Tim Jurnalis(TJ) menelepon Ketua MKKS Toba PS melalui via whatsapp. “Terkait Pengadaan baju olahraga sudah disepakati waktu pertemuan sebelumnya pak. Ada 4 orang yang menemui kami dan terjadi dua kali pertemuan. Ke-4 orang tersebut salah satunya, HN,GS, FS, JS dan Kawannya. Mereka Tim Pemenangan Bupati dan Wakil Bupati Toba nomor urut 03 dipilkada Toba 2024, tegas Ketua MKKS Kabupaten Toba.

Usai pertemuan tersebut kami sudah didatangi dua kali, saya lepaskanlah pak. Kami lepas tangan dan silahkan koordinasi dengan Kepsek masing-masing saja,Pungkas Pardi.

Tidak lama usai percakapan, Tim Jurnalis kembali dan mencoba konfirmasi salah satu yang ikut pengadaan baju olahraga tersebut ditahun sebelumnya.

Saat dijumpai disalah satu kedai Kopi Balige, RP yang tak mau disebutkan namanya, merasa kecewa berat. Sebelumnya ditanggal 20 mei 2025 berlangsung pertemuan “Musyawarah Kerja Kepala Sekolah”(MKKS)Se-Kabupaten Toba di SMP 1 atap Sibisa kecamatan Lumban Julu. Pertemuan tersebut salah satunya yang dibahas, “Perlengkapan murid baru tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang Sekolah Dasar(SD) dan Sekolah Menengah Pertama(SMP)”. Tentunya terkait bidang saya pengadaan Baju olahraga, kami hadir disitu pak saat pertemuan MKKS pak, tegas RP.

Kita akan klarifikasi lebih mendalam dan Tindakan ini sudah mencederai mitra pengadaan yang sudah ada sebelumnya. Kami harap Bupati Toba melalui Kadis Pendidikan Toba Tegas akan kejadian ini, menjual-jual nama pemimpin didaerah kesekolah-sekolah, ujar RP.

Diketahui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS adalah sebuah forum atau wadah bagi kepala sekolah terutama tingkat SMP dan SMA. Salah satunya Rapat MKKS SD dan SMP Se-Kabupaten Toba yang berlangsung dibulai Mei 2025, harga telah disepakati harga baju olahraga lebih murah dari tahun 2024.
Tahun sebelumnya, harga baju olahraga Rp.200.000/pcs tapi tahun 2025 di tetapkan Rp. 180.000/pcs.

Klarifikasi dari pihak GLS dan HIN(Kamis, 14/8/2025)disebuah Kedai Kopi Balige mengatakan, Kami tidak membenarkan adanya ikut ambil bagian fi pengadaan Baju Olahraga baik di Laguboti dan Balige,maupun datang kesekolah-sekolah. Itu tidak benar pemberitaan dari media online fokussumut.com, jadi tolong diperbaiki. Lagipula kita berteman dilapangan, tidak mungkin tidak saling komunikasi. Terkait pertemuan MKKS kami juga tidak mengikuti di SMP Satu Atap Sibisa, itu perlu kami tekankan.

Diwaktu yang berbeda JS(14/8)menyatakan hal yang serupa. Untuk dilaguboti silahkan koordinasi ke AES, Saya pun tidak menau bahkan mengikuti pertemuan MKKS tersebut. Kami koordinasi dengan Kepsek di SMP daerah kami, jadi tidak ada mencampuri urusan dibalige. Satu lagi pak, tidak benar mengatas namakan Tim Bupati 03, tutup JS.